Mhayy Lavigne Sullivan

Friday, November 29, 2013

Ijazah Ilmu Dari Maha Guru

BIBIRMERAHX
bibirmerahxTidak salah belajar dari budaya manapun di dunia agar kita bisa mendapatkan banyak tambahan pengalaman dan memperkaya wawasan. Salah satunya ketika saya belajar ke seorang pedanda maka saya mendapatkan banyak mantra-mantra.

Sebagian masyarakat tradisional khususnya di nusantara biasanya menggunakan mantra untuk tujuan tertentu. Hal tersebut sebenarnya bisa sangat efektif bagi para penggunanya, Selain merupakan salah satu sarana komunikasi dan permohonan kepada Tuhan, mantra dengan kata yang ber rima memungkinkan orang semakin rileks dan masuk pada keadaan trance. Dalam kalimat mantra yang kaya metafora dengan gaya bahasa yang hiperbola tersebut membantu perapal melakukan visualisasi terhadap keadaan yang diinginkan dalam tujuan mantra. Kalimat mantra yang diulang-ulang menjadi Afirmasi, Pembelajaran di level unconscious dan membangun apa yang para psikolog dan motivator menyebutnya sebagai sugesti diri.

Mantra diartikan sebagai susunan kata yang berunsur puisi (seperti rima dan irama) yang dianggap mengandung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain. Mantra pasti akan memunculkan manifestasi mental energi khusus. Mantra-mantra, yang tertulis pada yantra, sejatinya merupakan ‘perwujudan pikiran’ yang merepresentasikan keilahian atau kekuatan kosmik, yang menggunakan pengaruh mereka dengan getaran suara.
Saya akan membeber mantra yang disebut mantra Ganesha. Siapa ganesha?  Dia adalah salah satu dewa  yang menjadi “Pemuka” sebelum kita memberi hormat kepada Brahma, Wisnu, dan Shiwa. Selain itu Ganesha adalah dewa penghancur segala rintangan dan marabahaya serta dewa ilmu pengetahuan.
Mereka yang ingin mempergunakan mantra-mantra terlebih dulu harus: Istiqomah dan berdisiplin untuk mengucapkan secara teratur dan kontinu, mempermudah hitungan gunakan tasbih dan anda perlu serius dan yakin untuk melakukannya serta bersabar menanti hasilnya. Setelah anda yakin maka langkah selanjutnya adalah  …. Mandi yang bersih dan bakar dupa (bisa merk apa saja). Selanjutnya membaca mantra dengan sepenuh hati setiap kali membaca mantra. Pengucapannya boleh dalam hati atau dengan suara.  Jika ingin pengamalan yang benar-benar ampuh, mantra dibaca dilakukan selama 40 hari berturut-turut secara kontinu. Usahakan di tempat dan waktu yang sama. Bila ingin berpuasa dipersilahkan karena puasa akan memperkuat KEYAKINAN. Tujuan yang terbaik dengan mantra adalah untuk MENDEKATKAN DIRI KEPADA TUHAN YANG MAHA KUASA, menolong manusia lain/pribadi sendiri.  Berikut saya ijasahkan secara terbuka mantra-mantra tersebut….

ONG DHUMRAKETUVAE NAMAHA 756 x
untuk membantu menciptakan perdamaian, meredam pertumpahan darah.
ONG GANADHYAKSHAAYA NAMAHA 756 x
bermanfaat untuk penyembuhan penyakit baik pribadi maupun untuk banyak orang jika diucapkan bersama-sama. Caranya setelah membaca maka minumkan ke orang sakit
ONG LAMBODHARAAYA NAMAHA 756 x
Meditasi “menyatukan” diri anda dengan jagat-gede, manunggal dengan alam-semesta dan menghasilkan rasa-damai. Cocok untuk “olah batin”.
ONG VIKATAAYA NAMAHA 756 x
Membantu manusia mengetahui dan merasakan bahwa dunia material adalah maya dan ada “sesuatu” dalam diri sendiri yang lebih nyata dan abadi. Kesadaran yang diperoleh dari mantra ini, adalah dapat menjauhkan diri dari “keterikatan duniawi” dan menemukan ketenangan batiniah.
ONG BHALACHANDRAAYA NAMAHA 756 x
menyembuhkan penyakit pada diri sendiri. Mantra ini mengaktifkan cakra yang berada di tengah-tengah kening. Cakra ini bersimbol bulan-separoh dan letaknya di tengah-tengah kening.
ONG GAJAANANAAYA NAMAHA 756 x
Membuka cakra mahkota untuk memperoleh kesadaran- tertinggi, kesadaran tak terbatas. Mantra ini sangat cocok untuk mereka yang memperdalam olah-batin.
ONG GAM GANAPATAYAE NAMAHA 756 x
untuk memulai sesuatu yang baru, seperti memulai perjalanan, mengadakan usaha baru, buka kantor baru, penandatanganan kontrak-dagang baru, sehingga pelaksanaan usaha tidak menemui hambatan-hambatan.
ONG VAKRATUNDAAYA HUM 756 x
untuk menghambat dan menghilangkan pikiran-pikiran buruk, baik untuk pribadi maupun untuk manusia di tingkat nasional maupun internasional bahkan tingkat universal. Sering dipergunakan untuk mengusir setan. Dapat juga untuk penyembuhan penyakit yang berkaitan tulang belakang (dari bawah ke atas) dan penyakit dipaha. Untuk itu harus diucapkan 1008 kali (bukan 108 kali !).
OHM KSHIPRA PRASADAYA NAMAHA 756 x
Mantra ini bersifat “instant” cepat dan semula jadi. diucapkan, ketika ada bahaya atau kesulitan yang sudah tidak bisa diatasi sendiri.
ONG NAMO BHAGABATAE GAJAANAAYA NAMAHA 756 x
untuk meminta kehadiran Ganesha, dan akan dapat dirasakan kehadirannya.
ONG SHRI GANESHAAYA NAMAHA 756 x
meningkatkan daya-ingat untuk mencapai pengetahuan
ONG KAPILAAYA NAMAHA 756 x
menyembuhkan sakit, karena mantra ini menciptakan warna dan tubuh anda, dan warna-warna itu dapat “disalurkan” kepada yang sakit untuk disembuhkan.  Juga untuk memohon agar keinginan tercapai
ONG GAJAKARANAKAAYA NAMAHA 756 x
untuk dapat mendengarkan suara-suara dari alam gaib, baik dari berbagai jenis makhluk halus maupun dari mereka yang sudah meninggal. Mantra ini dapat membantu “membuka” cakra (7 cakra) dan 72000 nadi, cocok untuk mereka yang ingin maju di bidang pengembangan kebatinannya.
ONG VIGHNA NASHANAAYA NAMAHA 756 x
mengatasi kesulitan pribadi dan hambatan-hambatan dalam diri sendiri
ONG VINAYAKAAYA NAMAHA 756 x
dipergunakan untuk melancarkan segala macam pekerjaan atau usaha termasuk  akan dapat menguasai dan memecahkan masalah dengan baik serta membuat “masa keemasan”.
ONG SHREEM KLEEM GLAUM GAM GANAPATAYAE VARA VARADA SARVA JANAMAH VASHANAMANAAYA SVAHA 756 x
untuk mohon berkat dan untuk penyerahan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa
ONG SUMUKHAAYA NAMAHA 756 x
dibaca agar kita semakin ganteng, cantik, baik dan bijaksana serta akan menimbulkan rasa kasih-sayang, mahabbah umum dan khusus
ONG AEKADANTAAYA NAMAHA 756 x
membantu pemusatan pikiran dan perasaan dalam bermeditasi. Jika dilakukan terus menerus, maka keinginan akan tercapai.
================

MANTRA SPESIAL PENGHANCUR LEAK
berikut ini mantra yang sangat spesial untuk menghancurkan leak…
ONG NGADEG SANGHYANG BAYU RING TUNGTUNGIN LIDAH, ANG BRAHMA GNI MURUB KADI KALA RUPA ANYAPUH SARWA LARA
tarik dan tahan nafas dan hembuskan ke kelapa gading waktu menghembuskan nafas lidah di lipat ke lagit-langit.
 LANJUTKAN DENGAN BACA …..
 ONG SANGHYANG PASUPATI NGADEG RING BAYU, URIP SARWA RERAJAHAN, POMA, POMA  
ambil tembaga tipis lalu di tulisi dirajah dan masukan rendam  di kelapa gading. Untuk meruwat, menghilangkan segala jenis penyakit, yang datangnya tidak di ketahui, baik dari manusia, bhuta, dan mahkluk gaib, termasuk pepasangan, bebai, dan guna-guna.  Caranya di minum atau pakai mandi, di isi dengan kembang Pucuk bang.
ONG BRAHMA METU SAKING KIDUL, GNI BANG SAKING NETRA, GNI PETAK SAKING CANGKEM, GNI SALEMBANG SAKING BUANA, ONG URIP DASA GNI
pertama-tama rasakan kekuatan api dari alam masuk ke ubun-ubun, lalu kumpulkan di pusar sambil menahan nafas, langkah selanjutnya bawa api itu dengan niat untuk keluar dari mata dan mulut. Kegunaan dari mantra di atas: apabila mau melindungi rumah atau NYENGKER buatlah serbuk dari beras, lalu baca mantra, taburkan serbuk itu di pekarangan keliling arah jarum jam terbalik. Bila tidak ada serbuk beras bisa di gunakan ABU dari Dapur, caranya sama  seperti yang di atas. Mantra-mantra di atas bisa juga di baca untuk, pergi atau memasuki tempat kuburan, dan angker, karena sesungguhnya mantra itu anugrah dari Dewa Siwa.
Mantra ini juga lanjutan dari mantra yang di atas, di gunakan untuk melindung diri, rumah, dari gangguan makhluk halus maupun roh-roh jahat.
ONG BRAHMA METU SAKING KIDUL, GNI BANG SAKING NETRA, GNI PETAK SAKING CANGKEM, GNI SALEMBANG SAKING BUANA, ONG URIP DASA GNI,
Cara konsentrasi: pertama-tama rasakan kekuatan api dari alam masuk ke ubun-ubun, lalu kumpulkan di pusar sambil menahan nafas, langkah selanjutnya bawa api itu dengan niat untuk keluar dari mata dan mulut. Kegunaan dari mantra di atas: apabila mau melindungi rumah atau NYENGKER buatlah serbuk dari beras, lalu baca mantra, taburkan serbuk itu di pekarangan keliling arah jarum jam terbalik. Bila tidak ada serbuk beras bisa di gunakan ABU dari Dapur, caranya sama  seperti yang di atas. Mantra-mantra di atas bisa juga di baca untuk, pergi atau memasuki tempat  kuburan, dan angker, karena sesungguhnya mantra itu anugrah dari Dewa Siwa.


@@@
Demikian semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam persaudaraan.
@bibirmerahx,2013

No comments:

Post a Comment